Obat Keputihan   
 ObatKeputihan.com    Forum     Ngobrol Yuk!     Contact Us   
Forum Obat Keputihan › Mengalami keputihan Hub 085876404365

Mengalami keputihan Hub 085876404365

OBAT KEPUTIHAN HERBALIS α Kamis, 8 November 2012 | 13:36 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
OBAT KEPUTIHAN HERBALIS α Kamis, 8 November 2012 | 13:37 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
OBAT KEPUTIHAN HERBALIS α Kamis, 8 November 2012 | 13:37 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
OBAT KEPUTIHAN HERBALIS α Kamis, 8 November 2012 | 13:38 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
OBAT KEPUTIHAN HERBALIS α Kamis, 8 November 2012 | 13:38 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Obat keputihan rekomendasi pakar... α Selasa, 13 November 2012 | 11:44 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala
keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut
basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena
pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Obat keputihan rekomendasi pakar... α Selasa, 13 November 2012 | 11:45 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala
keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut
basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena
pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Obat keputihan rekomendasi pakar... α Selasa, 13 November 2012 | 11:45 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala
keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut
basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena
pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Obat keputihan rekomendasi pakar... α Selasa, 13 November 2012 | 11:45 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala
keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut
basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena
pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Obat keputihan rekomendasi pakar... α Selasa, 13 November 2012 | 11:47 WIB
Dan Dibawah ini adalah artikel singkat mengenai keputihan dan bagaimana cara
menghindarinya, agar Anda lebih paham mengenai penyakit keputihan:

Apa itu Keputihan?

Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva)
yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat
wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita
dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.
Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan
terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami
stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.

Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala
keluarnya
lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi
rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah
yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas
juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri

Tips Menghindari Keputihan

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang
perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu
penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya.

Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai
buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut
basah,
akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar
vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti
ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan
menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat
keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina
dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan
kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip
disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan
celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan
satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena
pori-porinya
sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di
sekitar organ intim bergerak leluasa.

7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke
luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Jika mengalami keputihan kami distributOR ABE PRODUK PASUTRI DARI DR BOYKE DIAN NUGRAHA
SEDIA Sedia Obat Keputihan Cristal X. Herbal Ladyfem, TISSUE DOUBLE MAJAKANI ByBOYKE & Co
PERTAMA di INDONESIA! 
PEMESANAN HUB 0858 7640 4365/0813 9044 3133
Ingin membahas topik ini? Tinggalkan komentar Anda:  
 
Nama:  
Website:  
Email:  
Nomor HP:  
Nama tokoh wayang:  gatot
 


Copyright © 2017 Obat Keputihan   |   About   Privacy   Contact